Pusat Budidaya Udang Terpadu & Swadaya Mandira
Profil Ekosistem & Kawasan Wahyuni Mandira
Kawasan pertambakan Wachyuni Mandira awalnya dikembangkan secara ambisius pada tahun 1994 oleh PT Wachyuni Mandira (anak perusahaan Gajah Tunggal Group) dengan menerapkan pola Inti-Plasma. Wilayah yang membentang seluas 16.250 Hektare ini disulap menjadi pusat perikanan modern yang memiliki 6.061 petak tambak produktif dan didukung oleh lebih dari 3.000 petambak berpengalaman.
16.250 HaLuas Kawasan
6.061Petak Tambak
30 - 80 TonHasil Panen / Hari
Krisis & Kebangkitan Mandiri
Namun, pada periode tahun 2015 hingga 2017, perusahaan mengalami masa krisis berat dan kepailitan yang berujung pada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal. Tidak ingin roda ekonomi berhenti, sejak Oktober 2017, ribuan petambak memutuskan untuk bangkit dan mengalihfungsikan pengelolaan kawasan eks-perusahaan menjadi budidaya swadaya secara mandiri (pasar bebas). Saat ini, komoditas utama berfokus pada Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) dengan metode semi-intensif yang memiliki potensi panen luar biasa, mencapai 30 hingga 80 Ton per hari.
🛡️ Ekosistem Kelembagaan yang Kuat
Keberhasilan tata kelola mandiri ini tidak lepas dari ekosistem kelembagaan yang kuat. Para petambak dikoordinasikan secara teknis dan sosial oleh paguyuban P2UWM. Sektor logistik pakan dan permodalan didukung penuh oleh KPPM (berdiri sejak 2010) dan KOPAS (berdiri sejak 2020).
🌐 P2UWM (Koordinasi Teknis & Sosial) 📦 KPPM (Logistik Pakan • Est. 2010) 💳 KOPAS (Permodalan • Est. 2020)